Selasa, 18 November 2008

Mohon Masukan saya yang sedang Gundah ......

Assalamualaikum Wr Wb,

Pak Baz,

Saya adalah seorang ibu yang bekerja dengan 2 anak yang sudah dewasa....saya merasa pengetahuan agama saya sangat kurang..saya sedang mengusahakan kepada diri saya sendiri untuk menjadi seorang yang benar 2 istiqomah mengingat masa lalu saya yang amat buruk.

Pak Baz adakah buku 2 yang harus saya baca atau tuntunan dzikir untuk hal tersebut, terkadang saya merasa segala cobaan hidup yang saya alami adalah akibat dosa 2 saya dan saya berharap agar menjadi penghapus dosa saya, pak Baz maaf saya jadi curhat, saya menjual rumah, adakah bacaan yang perlu diamalkan agar rumah saya (dijual) cepat laku.

Pak Baz terima kasih atas waktu dan nasihatnya.......

Syukron..............

Attiek,

******************************

Jawab :

Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Bu Atiek, ................
1. Alhamdulilah ibu masih kerja dan ada kerjaan yang bisa dikerjakan, sebab jutaan manusia diluar sana hidup tanpa pekerjaan yang tetap, maka tetap bersyukurlah Allah SWT masih memberikan kesibukan kepada anda.

2. Alhamdulilah ibu telah dikaruniai 2 putra apalagi sudah besar-besar lagi, semoga anak ini nantinya yang akan selalu mendoakan bu Atiek ketika kita telah tiada di alam dunia ini. Ratusan ribu wanita yang telah berkeluarga diluar sana masih banyak yang menantikan kehadiran anak, krn memang belum diberikan titipan sama Allah SWT, namun bersyukur anda berbeda dengan wanita2 itu ............. untuk itu perlu bersyukurlah. Anak itu adalah sebagai penerus generasi, oleh itu harus dididik sebaik mungkin terutama ilmu agamanya, agar setelah besar dia tahu apa peran dia terhadap ortunya. Dengan bekal agama, insya Allah dia sendiri tidak akan jauh dengan sang Pencipta, dan dia tahu harus berbuat apa kepada ortunya yang sudah ada di alam sana.

3. Keinginnan bu Atiek untuk istiqomah itu sudah merupakan signal yang positif dimata Allah SWT, sebab tidak sedikit wanita yang diusia senjanya malah tergelincir dalam kemaksiatan dan bergelimang dosa. Masalah masa lalu ibu sudah tidak perlu di sesali, bukankah Allah SWT adalah tempat untuk mengadu yang paling baik, Bukankah Allah adalah hakim yang paling adil, bukankah Allah adalah maha pengampun .................. selama kita meminta, maka niscaya Allah SWT akan mengampuni.............. di Quran Ali Imron Allah bersabda : "135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu meMOHON AMPUN terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengAMPUNi dosa selain daripada Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengatahui. (QS. 3:135)

Dari sini jelas kan bu, bahwa Allah bakal mengampuni selama kita mohon ampun kepada NYA, jadi tidak perlu larut dalam kesedihan, yang penting masa lalu yang sudah ditinggalkan yha sudah biarlah berlalu, yang penting bgm kita menyongsong masa depan yang bakal kita hadapi ini dengan baik dan percaya diri. SEbab ketika kita jauh dari Allah, maka kita akan jauh dari tuntunannya, namun sebaliknya ketika kita selalu dekat dengan Allah, maka Allah SWT akan selalu menuntun kita. Yang penting sekarang ini saya ingin jadi orang bener dan aku lupakan masa laluku ....................... mudah2an dengan cita-cita anda menjadi muslimah sejati, maka Allah akan mengabulkan. Agar ruh hidayah itu selalu dekat kita bu, maka kerjakan (kalau bisa) seluruh amalan2 baik yang wajib maupun sunah. Mulailah dari memenuhi Rukun Islam & Rukun Iman.........setelah itu kerjakan yang sunah2 spt puasa, sholat rowatib, qilamulail, dhuha dll dimana anda mampu melaksanakan. Ini semua ditujukan dalam rangka mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Kita tidak perlu berprasangka bahwa dosa kita besar dll-dll, yang penting kita menyadari bahwa dulu kita pernah lalai, dan saatnya sekarang ini kita harus bertobat ..........bukankah demikian bu atiek ??

4. Buku2 yang baik tentang dzikir, yha buku apa saja baik bu, silahkan dicoba yang mana yang baik, namun kalau boleh saya saran, cobalah dari baca terjemahan Alquran dan diresapi isinya, dari sini lalu nanti bisa nginjak ke bacaaan2/buku2 lainnya. Kalau mau mengisi waktu dan untuk teraphi psicologis, buku "La Tahzan' (jangan bersedih) itu juga baik isinya untuk membangun semangat kehidupan. Isinya spt apa ?? udah coba dulu aja baca nanti ditanyakan kalau ada yang kurang paham ............... namun kalau buku dzikir apa yang baik, saya sih tidak rekomendasi apa-apa, sebab hampir semua buku dzikir baik.

5. Doa menjual rumah ......??? lho kok dijuah mau kemana bu ?? kalau tidak kepepet lha ngapain dijual ...?? namun tochpun mau dijual, sebenarnya tidak ada doa khusus agar rumah kita cepet laku, doa apa saja baik. Namun doa yang saya sarankan adalah doa ketika anda melakukan sholat malam (qilamulail) .........waktunya tidak perlu di tengah malam, namun deketkan ke saat subuh sudah bagus.

Demikian sekelumit komentar bu atiek mudah2an bermanfaat, silahkan kalau masih ada yang perlu di diskusikan InsyaAllah selama ibu sabar, mari kita diskusi,,,,,,,,, dmikian sukron, Wassalamualaikum wr wb

baz

Senin, 17 November 2008

Bgm kalau memilih suami atas dasar cinta saja ??

From: Meitri


maaf kalo jadi merepotkan tapi thanks bgt tadi ulasannya sedikit membantu membuka wawasan saya. tapi saya butuh ulasan lebih lanjut dan tolong dijawab pribadi.
bisa gak dijelaskan apa resiko yg dihadapi dalam rumah tangga jikalau memilih pasangan karna cinta meskipun pemahaman agamanya agak kurang?

****************

Jawab :

Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Mb. Meitri, ada beberapa kaidah (tatacara) sebagai muslimah sejati, ........
1. Seringlah betebar salam spt yang dianjurkan Rasullulah ......... kalau ini jarang, maka mulailah dengan menebar salam, terutama kepada sesama muslim. Sbb hakekat menebar salam itu adalah menebar doa, dan doa itu bukan hanya untuk orang lain, namun juga diri sendiri.

2. Sebagai muslimah, saya berharap anda yaqin benar dengan keyakinan masuk Islam, artinya anda tidak salah kamar masuk Islam. Dengan keyakinan yang tebal saya berharap andapun tidak ragu dan mempunyai sikap I'tiba, yaitu mengakui sepenuhnya ajaran Islam, termasuk mengimani (yakin) bahwa Quran itu adalah perintah Allah SWT yang di berikan kpd manusia lewat Nabi.

3. Sebagai muslimah saya yakin anda tentu sudah memenuhi syariat2 sbg muslimah sejati, termasuk sudah memenuhi perintah Allah SWT yang isinya adlah sbg wanita anda harus menutup aurat. Jika belum maka boleh jadi ibadah kita selama ini bisa terancam mubazir, krn tidak mungkin sebuah hukum hanya di senangi yang ini, yang lain tidak senang (enggan melaksanakan)

4. Menjawab pertanyaan anda, apa Resikonya ketika kita nekad nikah dengan seseorang dengan modal 'cinta' tanpa menempatkan agama sebagai dasar pertimbangan untuk memilih suami ...........??? jawabnya bisa bervariasi ................a.l, sbb :

a. Yang jelas tindakan suami bisa jadi diluar kaidah agama, krn dia tidak memahami agama
b. Bisa melakukan hal yang dilarang agama yaitu mis : menampar istri, menganiaya istri, dan tidak sedikit yang malah menjual istri, dll
c. Tidak memberi nafkah istri, menelantarkan berbulan-bulan dan menyengsengsarakan istri - krn ketidak tahuan dia sebagai suami
d. Nikah semaunya sendiri tanpa syarat yang syar'i, dia bisa kawin-cerai kepada siapa saja dia suka
e. Tidak care (peduli) kepada anak-anak, padahal anak adalah aset penting untuk masa depan. Dari anaklah kita bisa celaka dan bisa hidup enak di akherat. Itu tergantung bgm kita mencetak anak untuk jadi apa. Ketika bapaknya tahu bahwa doa anak sholeh akan tetap nyambung ke akherat meskipun ortunya sudah tiada, maka hal ini adalah keberuntungan bagi ortu yang mendidik agama kpd anak2nya.
f. Semua keputusan suami tidak mendasarkan kepada agama, ini berbahaya, sebab hidup ini tidak bisa dipisahkan dari agama.
g. Sebagai istri akan rugi akherat ketika punya suami, tetapi dia tidak ngerti agama. Perlu diketahui bahwa suami bagi muslimah (wanita) adalah ibarat sebuah kendaraan untuk menuju surga (tumpangan). Istri masuk surga atau tidak itu nanti kata kuncinya adalah kepada 'keridhoaan suami'. Ketika sholat anda bagus, puasa anda bagus, dll, maka ketika kunci syurga mau dibuka, maka yang ditanya adalah bgmana keridhoaan suami atas pelayanan istrinya ketika di dunia. Jika suami "OK" maka masuklah syurga si istri dari pintu mana dia suka, namun sebaliknya bagi suami yang tidak kenal agama, bgmana dia mau menjawab ridho atau tidak, lha untuk menjawab amalnya sendiri saja dia tidak bisa. Inilah pentingnya mengapa memilih suami adalah sebaiknya yang ngerti agama.
h. Akibat yang lebih fatal adalah 'suasana rumah tangga' ............. suasana rumah tangga orang2 yang agamis dengan yang tidak agamis biasanya akan lain. Orang2 agamis biasanya rumah akan penuh dengan ketuduhan, penuh dengan sabar, penuh dengan saling ngalah, penuh dengan saling menjaga perasaan, penuh dengan meletakkan semua dasar kehidupan ini hanya semata-mata atas kehendak Allah (Qodar), dan sejuta perasaan aman, tentram dan nyaman dalam berkehidupan. Beda dengan ketika mendapat suami tanpa dasar agama yang kuat, dia hanya asyik dengan dirinya sendiri, siang-malam yang diurus adalah duit dan duit.
i. (ini yang penting) Suami yang ngerti agama, dia akan mencari nafkah hanya dengan cara yang benar (makruf), sebab dia tahu bahwa apapaun makanan yang diberikan kepada anak istrinya bakal di pertanggung jawabkan kelak di hari akhir, sehingga suami yang ngerti agama akan mudah 'Menge-REM' nafsu-nafsu korupsi atau makan dari yang haram. Beda kan dengan suami yang tidak kenal agama, maka dia bisa embat saja kanan kiri tanpa pandang bulu ..............
j. Suami tidak kenal agama, tidak bakal mampu menempatkan istri ke tempat yang agung, ke posisi dimana dia bakal dijadikan tempat menurunkan keturunannya, sehingga baik dari pergaulan, makanan, dan kejiwaan istri tidak mampu ditempatkan di tempat yang paling tepat. Kehidupannya cenderung sama hak, sama bebas dan urusan kamu yha urusan kamu urusan gua yha urusan gua. Warna kehidupannya terasa aroma liberal yang semua serba bebas tanpa batas ............. istri mau kemana yha silahkan, suami mau kamana yang hak suami .......... kalau begini kan repot jadinya.


Nah ini adalah hanya sebagian saja akibat2 yang bakal dihadapi wanita ketika memilih suami hanya mendasarkan atas dasar 'Cinta' saja, tanpa mengedepankan logika dan perencanaan jauh kedepan bahwa suami yang dipilih ini harus orang yang istimewa. Kesalahan memilih suami akan berakibat fatal, kecilnya kita (istri) ditinggal hidup sendiri, besarnya bisa saja suami membunuh istri krn mau kawin lagi ...........banyak terjadi kasus belakangan ini spt itu. Nah untuk itu berhati-hatilah .......... cinta saja tidaklah cukup sebagai modal untuk mendapatkan suami, sebab kalau anda mau naik kendaraan kan harus piliha yang : awet, bensin irit, tidak gampang rusak, body bagus, harga terjangkau dll .............jadi tumpangan akherat anda akan lebih bermakna d/p mengedankan emosi saja (cinta = emosi) ........... demikian semoga bermanfaat, walahualam bisowab, Wassalamualaikum wr wb

baz

Minggu, 16 November 2008

Mengapa memilih jodoh harus berlandasan agama ??

From: meitri
To: (BAZ)
Sent: Tuesday, November 18, 2008 1:57 AM
Subject: ass.


ass.

mengapa agama harus menjadi landasan utama dalam memilih jodoh?

mohon penjelasannya.

tk

**********************************

Jawab :

Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Sebetulnya 'Agama' dipakai dan dibutuhkan hampir dalam semua segi kehidupan, tidak hanya dalam memilih jodoh. Apapun gerakan hidup kita ini harus senyawa dengan agama, sebab agama adalah yang menuntun manusia untuk mengenal kepada Sang Pencipta. Tanpa Agama maka tidak kenal seseorang kepada siapa penciptanya. Maka perlu ditanamkan sejak dini pengenalan agama bagi anak2 kecil, agar sejak dini dia mengenal siapa Sang Pencipta Alam ini.

Jadi kalau kita mau kerja, maka harus pakai landasan agama. Ketika agama tidak dipakai, maka kita bisa terjerumus dalam pekerjaan yang dilarang agama. Ketika kita mau dagang, harus dilandasi agama, sebab tanpa agama maka kita tidak tahu halal haramnya dagangan kita. Ketika kita mau bersahabat atau bertemanpun, kita harus memakai landasan agama, sebab tanpa pengetahuan agama maka bisa2 seseorang salah memilih teman yang selalu mengajak kepada kemaksiatan dan munkar. Itulah pentingnya landasan agama bagi kepentingan hidup ini.

Lebih-lebih spt yang anda tanyakan, dalam hal memilih jodoh. Maka hal ini sangat penting agar teman hidup yang kita pilih ini adalah orang yang tepat. Tanpa landasa agama, maka bisa jadi pernikahan seseorang menjadi beda agama, dan itu menjadi terlarang dimata agama. Ketika calon pasangan yang kita pilih, miskin pengetahuan agama, maka dia tentu tidak bisa mendidik dengan baik pasangannya maupun anak2nya kelak untuk hidup sesuai dengan tuntunan agama. Istri atau suaminya dibiarkan ketika mereka mulai keranjingan dengan DUGEM, anak-anak dibiarkan tanpa larangan ketika melihat VCD yang terlarang untuk anak-anak. Membiarkan anak-anak bergaul campur baur laki perempuan tanpa batas. Itulah ketika kita berpasangan dengan orang yang tidak tahu agama.

Fenomena diatas adalah sebagai akibat ketidak tahuan ortu tentang peranan agama dalam kehidupan, sehingga anak dibiarkan hidup sendiri dan mereka dewasa karena lingkungan (bukan karena dibentuk), maka akibatnya banyak anak2 liar sekarang ini yang jauh dari nilai2 agama. Anak2 tawuran, anak2 nyabu2, anak2 memilih kehidupan sex bebas dll ................ maka dari itu maka seleksi tdh calon pasangan hidup yang mengerti agama menjadi hal yang penting saat dunia yang semakin terbuka/global seperti sekarang ini.

Disamping itu kenapa kita harus memilih pasangan dengan berlandasan agama ?? jawabnnya karena Rasullullah SAW adalah satu2nya manusia sempurnya yang patut menjadi tuntunan semua umat manusia (tidak terkecuali). Baik tindakannya, baik akhlaknya maupun apa-apa yang sudah dipesankan beliau kepada umat. Rasullulah pernah bersabda :"Aku tinggalkan dua hal di dunia ini yang jika kalian berpegang kepada keduanya maka niscaya tidak akan tersesat, yaitu Quran dan Sunnah/Hadist (contoh2 kehidupan nabi)." Jadi agar tidak tersesat, maka hanya 2 itu pegangan manusia, dan 2 hal diatas itu hanya bisa dijumpai ketika seseorang beragama (Islam). Ini juga adalah menjadi ukuran, mengapa agama harus dijadikan landasan dalam kehidupan kita.

Allah berpesan dalam Quran : Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israel, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS : Maryan - 58)

Ayat ini menggambarkan ketika orang2 yang sudah dinaungi pengetahuan agama, maka ketika diperdengarkan ayat2 Allah, maka mereka bersujud dan menyungkur, bukan malah menyombongkan diri atau mengatakan bahwa ayat-ayat Allah tsb sudah tidak relevan/sesuai dengan jaman. Nah orang2 yang selalu menyombongkan diri inilah yang biasanya jauh dari agama dan biasanya mereka hanya selalu mengejar urusan2 duniawi semata d/p urusan akherat.

Allah SWT juga melarang manusia untuk bergaul dari luar kalangannya, artinya orang yang tidak berpengetahuan agama yah tentu gaulnya dengan orang sejenis, bukan berkumpul dengan ahli agama, Orang2 yang memiliki pengetahuan, maka gaulnya juga dengan orang yang berpengetahuan, pesan itu terekam jelas dalam Qur'an berikut : "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar
kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa
yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati
mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." [Ali Imron:118]

Surat ini juga berlaku ketika calon pasangan yang akan dipilih adalah ahli zina (pezina) - maka dia nikahnya harus dengan pezina juga, jangan sampai pezina nikahnya dengan orang baik-baik spt anda. Akan sangat merugi ketika kita menikah dengan pasangan yang ternyata ahli zina. Ketika bala (penyakit) itu datang, maka mereka akan saling tuding, "dialah penyebabnya karena suka ganti-ganti pasangan", yang satu balas tidak mau kalah, ikut menuding, bahwa pasangannyalah yang membawa petaka .............. pernah kan keadaan spt ini terdengar di kalangan artis yang mau bercerai gara-gara yang satu kena penyakit zina. Hal semacam ini tidak akan pernah terjadi ketika satu sama lain mengerti dan meletakkan semua akidah kehidupan dari agama yang dia anut. Tentu yang dimaksud adalah akidah Islam, sebab akidah non Islam tidak memakai syariat2 semacam ini.

Disamping itu Nabi juga pernah bersabda dalam bagaimana memilih pasangan : "pilihlah pasanganmu karena wajahnya, keturunannya, ilmunya dan agamanya" - hanya 4 hal ini yang dipesankan nabi kepada hambanya bagaimana kriteria dalam memilih pasangan.

Jadi dari Allah SWT sudah menggariskan bahwa manusia harus memilih pasangannya yang seimbang, dalam bahasa arab dinamakan SEKUFU (setara / sama dan sebangun) pengertian sekufu itu agak luas. Misal pendidikan, yha jangan sampai yang sudah lulusan S2 nikah dengan lulusan SD, Yang satu suka aktif di majelis taklim, maka pasangannya juga harus dari kalangan yang mencintai majelis taklim agar kehidupaun nantinya harmonis. ..............juga Nabi kita sudah memesankan bahwa kalau memilih pasangananya bukan karena jabatannya atau seberapa tenar dia, namun ada tuntunan yang menuntun bagaimana kita memililih pasangan yang tepat. Itulah pentingnya mengapa dalam memilih pasangan seseorang harus mendasarkan diri pada agama, sebab alasan-alasan yang diuraikan diatas dan oleh sebab karena kita bakal jadi orang tua atas anak-anak nantinya. Jadi apa artinya kita bisa punya keturunan yang banyak, namun keturunan kita menjadi perusak bumi ?? oleh karena itu, maka bekal agama bagi calon ortu dan lingkungan agama calon pasangan menjadi krusial dan penting ketika kita akan merencanakan sebuah kehidupan yang bahagia fi dunia wal akhirat, dan menjadi penting ketika kita pingin sebuah kehidupan yang harmonis (sakinah, mawadah dan warohmah) .............

Sudah banyak kan contoh diluar sana yang karena pengetahuan agama mereka dangkal, lalu mereka nekad saja nikah beda agama. Akibatnya banyak diantara mereka yang terlantar, terutama kaum hawa, sebab si laki2 nikah lagi, dan lebih celaka lagi ketika si wanita pindah agama (murtad) dan di tengah perjalanan ditinggal begitu saja. Tidak sedikit Anak-anak yang jadi bingung karena ortu beda agama dan celakanya masing2 tidak ngerti agama yang mereka anut itu spt apa .................. akankah kita demikian ?? silahkah pilih ................... kehidupan dunia ini banyak pilihan, dan pilihan yang paling baik adalah sebuah pilihan yang ketika memilih kita tidak meninggalkan petunjuk ALLAH SWT ................

Mudah2an sekelumit bekal ini bermanfaat, walahualambisowab. Wassalamualaikum wr wb

Baz

Jumat, 14 November 2008

Hukum Kuis Berhadiah

From: Aguis Stifanok


Assalamu'alaikum wr.wb.
Langsung saja untuk lebih memastikan, pertanyaan:
- Jika diadakan perlombaan dan peserta lomba diwajibkan membayar uang pendaftaran, haramkah hukumnya?

jazakallah. wassalam. wr.wb
contoh:


Buat kamu yang jago berbahasa Inggris, berusia 12-15 tahun (Pelajar SMP/sederajat) Pastikan kamu ikut dalam,

Storry Telling Contest
Ajang unjuk bakat dalam mendongeng dalam bahasa Inggris. Pilih tema yang kamu suka, antara lain:

Ashabul Kahfi
Khalid bin Walid
Thariq bin Ziyad
Fatimah Az Zahra
Siti Asiah binti Muzahim (istri Firaun)
Arabic Speech Contest
Tema:
"Kemajuan Tekhnologi dan Dunia Islamku"

"Membangun Ukhuwah Islamiyah"


JCC Ruang Cendrawasih, Sabtu 29 November 2008 Pukul: 09.00WIB

Hanya dengan Rp.75.000,- saja kamu berkesempatan untuk dapat Cool Rewards!

- Juara I : Tabungan senilai Rp.2.00..000, -, trophy dan hadiah hiburan

- Juara II : Tabungan senilai Rp. 1.500.000,-, trophy dan hadiah hiburan

- Juara III : Tabungan senilai Rp. 1.000.000,-, trophy dan hadiah hiburan

***********************

Jawab :

Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Kami mencoba membantu memberikan jawaban meskipun ana masih tolibun dalam hal ini dan mudah2an ada ustads lain yang lebih compitable untuk menjawab. Jadi berini mas Aguis, tentang apa yang antum tanyakan, yaitu lomba Dongeng dalam bahasa Inggris dan Lomba pidato bahasa arab atu adalah jenis lomba yang tidak bisa digolongkan dalam Judi, karena syarat dan unsur judi spt adanya spekulasi, lalu taruhan harga dll tidak ada. jadi Lomba semacam ini adalah tergolong lomba kecerdasan (kepiawaian) / kemahiran, bukan untuk berjudi.

Namun dalam hal si pemenang mendapat hadiah, maka ust Ahmad sudah memberi contoh misal : ketika anaknya ada 3 orang di lombakan untuk hafal juzz lebih banyak, maka siapa yang keluar sebagai penghapal terbanyak dia mendapat hadiah. Nah dalam kasus lomba ini saja saja, dimana yang paling piawai dan mahir dalam pidato atau dongeng, mereka akan mendapat hadiah. Tapi kalau antum lalu tanya - lho itu kan pendafataran kan pakai bayar. Maka tinjauannya adalah, biaya itu bukan untuk disiapkan sebagai dana hadiah, namun lebih bersifat untuk membantu panitia dalam melengkapi fasilitas, misal sewa gedung, biaya makan si peserta, membayar Juri, dll, dll ........... jadi kalau ana kok melihat unsur judinya nggak ada, jadi kalau unsur nya nggak ada, maka halal dan syah acara itu dilangsungkan, demikian walahualam bisowab, Wassalamualaikum wr wb


baz

Kamis, 30 Oktober 2008

boleh apa tidak sunat di bln Romadhon

From: Sardiwan
Subject: [Tauziyah] boleh apa tidak



Assalamu alaikum Wr,Wb.
Pak ustad sekalian yg saya hormati saya minta tolong penjelasan mengenai hukumnya kalau di bulan ramadhan ini kita menyunatkan anak yang notabenenya sudah wajib berpuasa( baliq) mohon dapat di jelaskan apakah ada hadis atau dalilnya

wassalamu alaikum wr.wb.

Wan

Jawab :


Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Ma'af udah ada yang jawab belum yha, ma'af sampai kelewat Romadhon. Dalam fiqh (hukum Islam) kita tidak temukan adanya larangan anak di sunat. Namun apakah bulan yang barokah yang hanya ketemu 1 th sekali itu akan kita isi dengan kegiatan amaliyah duniawiyah. Padahal kita semua tahu bulan Romadhon adalah bulan yang di dalamnya penuh dengan ampunan, magfiroh dan tidak terbilang pahala yang disediakan.

Hemat ana adalah, malah pada masa itu kita mencoba melatih anak puasa, agar ketika sudah balig dia tidak kaget dengan puasa, jika perlu malah dalam bulan itu anak2 biar nyantri di Pesantren entah yang kilat atau yang sebulan penuh. Jadi kita sbg ortu harus pandai-pandai memilih kegiatan yang bermanfaat khususnya dalam menggembleng mental muslim baik kpd diri kita, keluarga dan anak-anak.

Moment Romadhon adalah moment yang sangat berharga untuk dilewatkan, bahwan Rasulullulah sendiri sering menangis ketika Romadhon berlalu. Lalu kapan untuk menyunatkan anak ?? yha bisa dipilih bulan syawal atau setelahnya kan juga tidak ada larangan. Ruginya ketika puasa dipakai menyunatkan anak-anak, maka (1) Anak tidak belajar puasa (2) Anak menjadi malas untuk mengkhodok puasa setelah Romadhon selesai (3) Ketika anak2 lain gembira menyambut lebaran, anak ini harus dirumah krn masih di phase penyembuhan (4) Bagi keluarga mungkin akan terbatasi untuk silaturahmi setelah lebaran krn ada anaknya yang masih sakit, dll....dll..........

Jadi hemat ana, tunda saja dan afwan kalau sudah ada yang pernah jawab, namun ana tidak melihat adanya hadist yang melarang ortu untuk menyunatkan anak di bulan Romadhon. Mungkin bisa dilengkapi yang lain, walahualambisowab. Wassalamualaikum wr wb.

baz

boleh apa tidak sunat di bln Romadhon

From: Sardiwan
Subject: [Tauziyah] boleh apa tidak



Assalamu alaikum Wr,Wb.
Pak ustad sekalian yg saya hormati saya minta tolong penjelasan mengenai hukumnya kalau di bulan ramadhan ini kita menyunatkan anak yang notabenenya sudah wajib berpuasa( baliq) mohon dapat di jelaskan apakah ada hadis atau dalilnya

wassalamu alaikum wr.wb.

Wan

Jawab :


Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Ma'af udah ada yang jawab belum yha, ma'af sampai kelewat Romadhon. Dalam fiqh (hukum Islam) kita tidak temukan adanya larangan anak di sunat. Namun apakah bulan yang barokah yang hanya ketemu 1 th sekali itu akan kita isi dengan kegiatan amaliyah duniawiyah. Padahal kita semua tahu bulan Romadhon adalah bulan yang di dalamnya penuh dengan ampunan, magfiroh dan tidak terbilang pahala yang disediakan.

Hemat ana adalah, malah pada masa itu kita mencoba melatih anak puasa, agar ketika sudah balig dia tidak kaget dengan puasa, jika perlu malah dalam bulan itu anak2 biar nyantri di Pesantren entah yang kilat atau yang sebulan penuh. Jadi kita sbg ortu harus pandai-pandai memilih kegiatan yang bermanfaat khususnya dalam menggembleng mental muslim baik kpd diri kita, keluarga dan anak-anak.

Moment Romadhon adalah moment yang sangat berharga untuk dilewatkan, bahwan Rasulullulah sendiri sering menangis ketika Romadhon berlalu. Lalu kapan untuk menyunatkan anak ?? yha bisa dipilih bulan syawal atau setelahnya kan juga tidak ada larangan. Ruginya ketika puasa dipakai menyunatkan anak-anak, maka (1) Anak tidak belajar puasa (2) Anak menjadi malas untuk mengkhodok puasa setelah Romadhon selesai (3) Ketika anak2 lain gembira menyambut lebaran, anak ini harus dirumah krn masih di phase penyembuhan (4) Bagi keluarga mungkin akan terbatasi untuk silaturahmi setelah lebaran krn ada anaknya yang masih sakit, dll....dll..........

Jadi hemat ana, tunda saja dan afwan kalau sudah ada yang pernah jawab, namun ana tidak melihat adanya hadist yang melarang ortu untuk menyunatkan anak di bulan Romadhon. Mungkin bisa dilengkapi yang lain, walahualambisowab. Wassalamualaikum wr wb.

baz

Selasa, 28 Oktober 2008

Bgm Mentarbiyah anak perempuan ??

Assalamu’alaikum wr. wb. Ustadz Baz,


Saya mau menanyakan bagaimana tarbiyah untuk anak perempuan yang sesuai dengan ajaran Islam?. Pendidikan yang seperti apa yang seharusnya ditanamkan sedari kecil kepada mereka?. Bagaimana juga dengan pendidikan/sekolah formalnya? Haruskah memasukkannya ke dalam sekolah yang murid & pengajarnya perempuan semua?.

Terimakasih atas jawabannya Ustadz.



Jazakallah khair,

Wassalamu’alaikum wr. wb.


Jawab :

Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Ma'af mas dimas adisetyo, krn kesibukan ana setelah lebaran maka baru bisa terjawab sekarang. Menjawab pertanyaan antum bgm mentarbiyah anak perempuan maka sudut pandang Islam itu bisa dibagi 3 area tarbiyah yang harus dijalankan secara serentak.

(1). Tarbiyah di lingkungan keluarga, artinya tg jawab tarbiyah/pendidikan adalah ada di pundak ortu (lebih-lebih) umminya harus mampu membimbing anak dari segala segi perkembangannya, baik : Afektif, Koknitif dan psicomotornya. Ortu telah diberi amanah berupa anak oleh Allah SWT, maka sebagai jawabnya ortu harus memberikan kehidupan yang baik tidak hanya phisik namun juga kesehatan, materi dan psicologinya. Contoh kongkrit adalah : bgm ortunya bisa memberi contoh dalam rutinitas tilawah quran, ngaji di masjid2, dll...dll jadi sebagai ortu harus mampu memberi contoh dulu, baru setelah itu mengajak anak-anak untuk partisipatif dengan kegiatan ruhiyah ortunya, baik dibimbing ngaji atau di ajar sholat dan kegiatan2 agama yang lain.

(2). Tarbiyah di Lingkungan Masyarakat dia tinggal. Artinya, menjadi tanggung jawab ortu untuk memilihkan anak dalam bergaul dengan lingkungannya. Jika lingkungannya kurang kondusif bagi pertumbuh kembangnya anak, maka tugas ortu untuk mencarikan lingkungan yang lebih baik. Contoh kongkrit : bgm melatih anak hidup dalam lingkungan yang islami, misal bermain dengan teman2nya yang berjilbab atau bentuk yang lain. Diharapkan anak akan memiliki pertumbuhan hidup lingkungan yang tidak kaget ketika dia dewasa. Jauhkan anak2 kita dari tetangga yang tidak berjilbab dll...dlll

(3) Tarbiyah di lingkungan formal, yaitu sekolah, Upayakan sejak dini anak-anak bisa disekolahkan minimal di sekolah2 Islam dan maksimalnya dicarikan pesentren putri yang bagus. Pesantren yang bagus tentu dalam mentarbiyah anak didiknya akan memisah gender laki dan perempuan. Disamping cara belajar dan kehidupannya sudah mulai dididik untuk tidak kholwat, maka nilai pendidikan pesantren saat ini juga luar biasa dan tidak kalah dengan sekolah-sekolah umum lainnya. Bahkan di beberapa pesantren malah memiliki nilai unggul dibanding sekolah umum yang favorit sekalipun. Ana ada rekomendasi beberapa sekolah putri yang bagus untuk tumbuh kembangnya anak baik juga beberapa pesantren yang bagus.

Inilah upaya bagaimana mentarbiyah anak-anak putri kita, semoga ulasan yang singkat ini bisa menambah wawasan kita semua dan barang kali ada yang mau menambah atau komentar silahkan. Wassalamualaikum wr wb


Baz